Contact Form

 

YKK : Small Parts Big Difference


Kami suka dengan slogan YKK, Small Parts Big Difference. YKK memproduksi kit kecil yang terlihat sepele, namun siapa sangka part kecil tadi bisa menjadi tolok ukur kualitas sebuah produk. Siapa yang tidak mengenal YKK. Hampir semua produk konveksi berkualitas menggunakan YKK, termasuk produk yang kami buat. Seperti yang kami sampaikan sebelumnya bahwa perjalanan kami membuat produk dimulai dari tahun 2010. Mulai dari pembuatan sketsa, pemilihan bahan, dan pembuatan prototype. Kami juga memiliki bebebrapa sample dari merk lain yang kami gunakan sebagai media pembanding, salah satunya kami melakukan riset pada pemilihan resleting, zipper, dan part kecil. Kami membandingkan 2 produk dengan merk yang berbeda. Merk pertama adalah merk terkenal dan cukup mahal dimana menggunakan YKK untuk part kecil, sedangkan satu lagi merk yang juga terkenal namun menggunakan part kit tanpa nama yang kemudian dilabeli dengan merk produk tersebut.

Hasilnya produk dengan YKK mampu bertahan 6 tahun bahkan sampai sekarang masih berfungsi dengan baik, sedangkan produk satunya hanya bertahan 2 tahun, dimana zipper mulai tidak bisa menutup dengan baik dan coil mulai terlepas.



YKK kepanjangan dari Yoshida Kogyo Kabushikikaisha, yang berarti PT. Yoshida Industri. Berdiri di pada tahun 1934 oleh Tadao Yoshida. Perusahaan ini telah berhasil menjadi perusahan retsleting terbesar, mempunyai 132 anak perusahaan di lebih dari 60 negara, dan membuahkan 672 pabrik yang dapat mengembangkan sayap perusahaan. Sebenarnya, mereka tak hanya memproduksi retsleting, tetapi juga membuat mesin yang dapat menciptakan retsleting itu sendiri. YKK juga membangun pabriknya di Indonesia, yang bertempat di Cikarang. Yang menarik adalah, bagaimana Tadao Yoshida mempunyai ide untuk menciptakan sebuah karya kecil namun menjadi benda yang selalu terkait dalam pembuatan sebuah celana atau jaket. Tadao menanamkan filosofi "Cycle Of Goodness" (yang berarti "Siklus Kebajikan") di tubuhnya dan juga tubuh perusahaannya, itu adalah dasar yang membuat perusahaannya tumbuh tinggi, dan berhasil menseleret celah celana di lebih dari 60 negara. Hebat bukan?



Harga YKK memang lebih mahal dari produk tanpa nama, namun kami lebih fokus pada kualitas dibandingkan dengan harga. Kami terus mencoba membuat produk terbaik yang bisa kami hadirkan.

*Gambar produk diatas adalah produk yang kami gunakan dan kami dokumentasikan.
YKK kepanjangan dari Yoshida Kogyo Kabushikikaisha, yang berarti PT. Yoshida Industri. Berdiri di pada tahun 1934 oleh Tadao Yoshida. Perusahaan ini telah berhasil menjadi perusahan retsleting terbesar, mempunyai 132 anak perusahaan di lebih dari 60 negara, dan membuahkan 672 pabrik yang dapat mengembangkan sayap perusahaan. Sebenarnya, mereka tak hanya memproduksi retsleting, tetapi juga membuat mesin yang dapat menciptakan retsleting itu sendiri. YKK juga membangun pabriknya di Indonesia, yang bertempat di Cikarang. Yang menarik adalah, bagaimana Tadao Yoshida mempunyai ide untuk menciptakan sebuah karya kecil namun menjadi benda yang selalu terkait dalam pembuatan sebuah celana atau jaket. Tadao menanamkan filosofi "Cycle Of Goodness" (yang berarti "Siklus Kebajikan") di tubuhnya dan juga tubuh perusahaannya, itu adalah dasar yang membuat perusahaannya tumbuh tinggi, dan berhasil menseleret celah celana di lebih dari 60 negara. Hebat bukan?

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/gumilangsatria/kisah-resleting-dan-ykk_550b3a6b813311ad1eb1e15c
YKK kepanjangan dari Yoshida Kogyo Kabushikikaisha, yang berarti PT. Yoshida Industri. Berdiri di pada tahun 1934 oleh Tadao Yoshida. Perusahaan ini telah berhasil menjadi perusahan retsleting terbesar, mempunyai 132 anak perusahaan di lebih dari 60 negara, dan membuahkan 672 pabrik yang dapat mengembangkan sayap perusahaan. Sebenarnya, mereka tak hanya memproduksi retsleting, tetapi juga membuat mesin yang dapat menciptakan retsleting itu sendiri. YKK juga membangun pabriknya di Indonesia, yang bertempat di Cikarang. Yang menarik adalah, bagaimana Tadao Yoshida mempunyai ide untuk menciptakan sebuah karya kecil namun menjadi benda yang selalu terkait dalam pembuatan sebuah celana atau jaket. Tadao menanamkan filosofi "Cycle Of Goodness" (yang berarti "Siklus Kebajikan") di tubuhnya dan juga tubuh perusahaannya, itu adalah dasar yang membuat perusahaannya tumbuh tinggi, dan berhasil menseleret celah celana di lebih dari 60 negara. Hebat bukan?

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/gumilangsatria/kisah-resleting-dan-ykk_550b3a6b813311ad1eb1e15c
YKK kepanjangan dari Yoshida Kogyo Kabushikikaisha, yang berarti PT. Yoshida Industri. Berdiri di pada tahun 1934 oleh Tadao Yoshida. Perusahaan ini telah berhasil menjadi perusahan retsleting terbesar, mempunyai 132 anak perusahaan di lebih dari 60 negara, dan membuahkan 672 pabrik yang dapat mengembangkan sayap perusahaan. Sebenarnya, mereka tak hanya memproduksi retsleting, tetapi juga membuat mesin yang dapat menciptakan retsleting itu sendiri. YKK juga membangun pabriknya di Indonesia, yang bertempat di Cikarang. Yang menarik adalah, bagaimana Tadao Yoshida mempunyai ide untuk menciptakan sebuah karya kecil namun menjadi benda yang selalu terkait dalam pembuatan sebuah celana atau jaket. Tadao menanamkan filosofi "Cycle Of Goodness" (yang berarti "Siklus Kebajikan") di tubuhnya dan juga tubuh perusahaannya, itu adalah dasar yang membuat perusahaannya tumbuh tinggi, dan berhasil menseleret celah celana di lebih dari 60 negara. Hebat bukan? Coba kau intip retsleting yang berada di celana atau jaket mu, apakah tertulis YKK di situ? Jika iya, berbanggalah, karena retsleting yang kau pakai mungkin sama persis dengan retsleting yang ada di celana Presiden Indonesia.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/gumilangsatria/kisah-resleting-dan-ykk_550b3a6b813311ad1eb1e15c
YKK kepanjangan dari Yoshida Kogyo Kabushikikaisha, yang berarti PT. Yoshida Industri. Berdiri di pada tahun 1934 oleh Tadao Yoshida. Perusahaan ini telah berhasil menjadi perusahan retsleting terbesar, mempunyai 132 anak perusahaan di lebih dari 60 negara, dan membuahkan 672 pabrik yang dapat mengembangkan sayap perusahaan. Sebenarnya, mereka tak hanya memproduksi retsleting, tetapi juga membuat mesin yang dapat menciptakan retsleting itu sendiri. YKK juga membangun pabriknya di Indonesia, yang bertempat di Cikarang. Yang menarik adalah, bagaimana Tadao Yoshida mempunyai ide untuk menciptakan sebuah karya kecil namun menjadi benda yang selalu terkait dalam pembuatan sebuah celana atau jaket. Tadao menanamkan filosofi "Cycle Of Goodness" (yang berarti "Siklus Kebajikan") di tubuhnya dan juga tubuh perusahaannya, itu adalah dasar yang membuat perusahaannya tumbuh tinggi, dan berhasil menseleret celah celana di lebih dari 60 negara. Hebat bukan? Coba kau intip retsleting yang berada di celana atau jaket mu, apakah tertulis YKK di situ? Jika iya, berbanggalah, karena retsleting yang kau pakai mungkin sama persis dengan retsleting yang ada di celana Presiden Indonesia.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/gumilangsatria/kisah-resleting-dan-ykk_550b3a6b813311ad1eb1e15c

Total comment