DWR atau Durable Water Repellent merupakan coating yang diaplikasikan pada kain sehingga kain memiliki sifat water-repellent atau hydropobic. Air yang menempel pada kain tidak merembes, namun menjadi butiran air, seperti halnya pada daun talas. Secara garis besar kain tekstil ini bersifat hidropobik dan memiliki kemampuan untuk menolak air yang cukup baik. Untuk menciptakan kain water repellent, dibutuhkan zat-zat yang mampu menolak air seperti emulsi malam, sabun-sabun logam, dan zat aktif permukaan.
Sebuah material dapat diklasifikasikan kedalam jenis bahan water repellent jika memenuhi syarat sebagai berikut.
- Tahan terhadap rembesan air dalam waktu kontak yang cukup lama.
- Memiliki kemampuan untuk mempertahankan butiran-butiran air diatas permukaan kain (non spreading) tanpa merembes melewati bahan.
- Dengan cara ditiup secara perlahan butiran air yang terdapat pada permukaan kain tersebut mudah dihilangkan tanpa membasahi kain.
- Pori-pori kain tidak dapat ditembus oleh air, namun masih bisa dilalui oleh udara dan uap air.
Produk yang kami beri label water-repellent, artinya telah melalui proses coating dan pelapisan bahan baik secara sementara atupun permanen. Produk dengan bahan yang menggunakan teknologi micro-fiber bisa dikatakan memiliki kemampuan water-repellent permanen karena bagian luar memiliki serabut micro yang mampu menahan air agar tidak merembes. Meski demikian, semua produk yang kami buat , melalui proses coating water-repellent secara spray untuk menambah daya tahan dan performa DWR..
Ingat juga bahwa perangkat yang sudah memiliki label anti air tidak lantas serta merta aman, akan ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi performa DWR. Tetap jaga dengan baik dan sebisa mungkin hindari kontak dengan air kecuali dalam keadaan yang memang terpaksa. Bagaimanapun, menjaga dan hati-hati tidak ada salahnya bukan?

